Gemar Mencat Rambut Beresiko Kanker Kandung Kemih

Posted: November 8, 2007 in Uncategorized

Hasil studi Keck School of Medicine Fakultas Kedokteran USC – University of Southern California di AS mengungkapkan, bahwa kaum wanita yang secara teratur sering mencat rambut dengan cat rambut permanen dapat berisiko tinggi terkena penyakit kanker kandung kemih. Resiko serupa dapat mengancam pula setiap penata rambut, hingga baginya perlu tindakan berhati-hati guna menghindari terpapar dengan zat carcinogen yang terkandung dalam cat rambut jenis permanen ( “permanent hair dyes” ) pada saat melakukan kerja penataan rambut, yakni dengan jalan selalu mengunakan sarung tangan . Meski studi yang dimuat dalam jurnal ilmiah International Journal of Cancer ini masih berupa studi awal akhir February 2002 y.l. yang berarti masih membutuhkan penelitian lanjutan yang lebih meluas, para ilmuwan tetap mewanti-wanti agar pengguna cat rambut agar serius memikirkan resiko ini. Diseluruh dunia sejak beberapa tahun terakhir ini kegemaran mencat rambut dengan warna-warni yang beragam telah menjadi trend yang menjadi bagian dalam mode gaya hidup khususnya kaum muda. Lebih dari 1 diantara 3 wanita berusia diatas 18 tahun serta 1 diantara 10 pria terutama yang berusia diatas 40 tahun di AS, Eropa, dan di Asia di negara-negara seperti : Jepang, Korea, dan juga Indonesia – menggunakan setidaknya sejenis pewarnaan rambut. Dan menurut riset pewarna rambut jenis permanent hair dyes setidaknya mengambil porsi sebesar 3/4 dari seluruh produk yang beredar di pasaran global. Berdasar metoda penelitian epidemiological para ilmuwan USC menyelidiki 1514 pasien penderita kanker kandung kemih dan membandingkannya dengan 1514 orang yang tinggal di lingkungan yang sama di Los Angeles. Dalam wawancara penelitian seluruh partisipan penelitian masing-masing diminta menjawab pertanyaan tentang kesehatan, kebiasaan hidup, dan pekerjaan mereka. Terhadap para pengguna cat rambut ditanyakan pula apakah jenis cat rambut yang digunakan apakah jenis yang permanen, semi permanen, atau hanya temporer. Peneliti menegaskan bahwa tingginya resiko kemungkinan terkena kanker kandung kemih hanya ditemukan dalam cat rambut jenis permanen, dan tidak ditemukan dalam cat rambut jenis semi-permananent atau pun jenis temporary hair color, yang warnanya segera hilang atau memudar dengan beberapa kali cuci rambut. Setelah menganalisa faktor-faktor resiko yang berpengaruh terhadap berjangkitnya jenis kanker ini – yakni dengan kebiasaan merokok yang merupakan faktor resiko lain bagi terjadinya kanker kandung kemih – ditemukan bahwa para wanita pengguna cat rambut permanen secara teratur yang setidaknya sebulan sekali mencat rambutnya memiliki resiko terkena kanker kandung kemih 2 kali lipat atau lebih dibandingkan dengan yang bukan penggemar. Mereka yang frekwensi pengecatan rambutnya lebih sering, resikonya pun lebih meningkat menjadi 3 kali lipat. Meski pada kaum pria tidak dijumpai angka meyakinkan yang serupa, namun pria pun harus tetap berhati-hati karena jumlah sampel pria pengguna cat rambut dalam studi ini kebetulan tidaklah sebanyak kaum wanita. Sementara para penata rambut yang telah bekerja lebih dari 10 tahun lamanya dan sering kali terpapar dengan zat kimia berbahaya yang terkandung dalam produk cat rambut beresiko terkena kanker ini mencapai 5 kalinya dibanding profesi lain yang umum. Menurut kajian para peneliti mengapa pemakaian cat rambut ternyata sedemikian berbahaya, karena cat rambut jenis permanen mengandung senyawa kimia arylamines, suatu senyawa yang dikenal termasuk zat carcinogen bagi kandung kemih. Dalam penelitian yang pernah dilakukan arylamines dari produk cat rambut terbukti menyebabkan kanker pada binatang percobaan. Arylamines pertama kali terserap melalui kulit, kemudian lewat aliran darah dalam proses metabolisme tubuh, akan melewati kandung kemih sebelum dapat dikeluarkan lewat cairan urine dari dalam tubuh. Senyawa kimia arylamines umumnya lebih banyak dikandung dalam dalam cat rambut jenis permanen dibanding dengan cat rambut jenis lainnya. Kanker saluran kemih diderita oleh 6 % dari pria dan 2% dari kaum wanita yang setiap tahun terkena kasus baru pada penyakit kanker di AS. The American Society of Cancer memperkirakan ada 53,200 warga AS yang kini terdiagnosa menderita kanker dan pada tahun 2000 y.l. 12.200 orang telah meninggal dunia karena penyakit kanker. ( 29/08/02 SI-IPTEKnet mengutip sumber publikasi on-line http://www.USC.edu ).

sumber : http://flexiland.telkomflexi.com/blog/index.php?userId=NTM4MA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s