BAKU MUTU KEBISINGAN

Posted: Maret 1, 2011 in Uncategorized

Kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan.

Tingkat kebisingan adalah ukuran energi bunyi yang dinyatakan dalam satuan Desibel disingkat dB.

Baku tingkat kebisingan adalah batas maksimal tingkat kebisingan yang diperbolehkan dibuang ke lingkungan dari usaha atau kegiatan sehingga tidak menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan.

 

BAKU TINGKAT KEBISINGAN

Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup

No. KEP-48/MNLH/11/1996 tanggal 25 Nopember 1996

 

Peruntukan Kawasan/

Lingkungan Kegiatan

Tingkat kebisingan

DB (A)

a. Peruntukan kawasan

1. Perumahan dan pemukiman

2. Perdagangan dan Jasa

3. Perkantoran dan Perdagangan

4. Ruang Terbuka Hijau

5. Industri

6. Pemerintahan dan Fasilitas Umum

7. Rekreasi

8. Khusus:

- Bandar udara *)

- Stasiun Kereta Api *)

- Pelabuhan Laut

- Cagar Budaya

 

 

55

70

65

50

70

60

70

70

60

b. Lingkungan Kegiatan

1. Rumah Sakit atau sejenisnya

2. Sekolah atau sejenisnya

3. tempat ibadah atau sejenisnya

 

 

55

55

55

Keterangan :

*) disesuaikan dengan ketentuan Menteri Perhubungan

Sumber :

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. KEP-48/MNLH/11/1996 tanggal 25 Nopember 1996

 

About these ads
Komentar
  1. Terima kasih. Bagaimana cara kita mengukur kebisingan. ? di sumber bunyi/ atau pada jarak tertentu?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s